Back To Top
English Malay

language

Masa Istanbul

Sejarah dan Peradaban

Turki dianggap sebagai negara terkaya dalam bidang arkeologi dan tempat dimana terdapat museum terbuka terbesar di dunia. Dalam catatan para intelektual, Turki menjadi “melting pot” kebudayaan klasik karena hubungan antara Timur dan Barat. Kota urban pertama kali yang dikenal dunia dalam kisah sejarah Troy dari kekaisaran terbesar di dunia yang berasal dari Ionians Anatoli Yunani adalah “Çatalhöyük”.

Hari ini, wisatawan pergi ke Tuki untuk melihat keberadaan budaya – budaya tersebut. Bukan sekedar yang dapat dilihat secara kasat mata, tetapi juga kebudayaan yang telah melebur dalam keseharian masyarakat Turki, setiap tempat memiliki perbedaan yang khas.

Abad Awal

Zaman perunggu kuno ditandai dengan pembentukan wilayah kota yang mandiri. Saat itu, bagian pusat dan selatan Anatolia dihuni oleh kaum Hattis.

Legenda Troy

Troy didirikan pada tahun 3000 sebelum masehi, import timah memainkan peranan penting dalam memproduksi perunggu kala itu.

Kedatangan kaum Hittites

Kedatangan kaum Hittities dengan keretanya, menjadikan militer kaum Hittes lebih superior atas mesir dan negara – negara Mesopotamia.

Kerajaan Mitanni

Didirikan oleh kaum Hourrites, mereka berasal dari selatan Laut Kaspia. Kaum Hourrites memiliki pengaruh yang besar atas agama orang Hitties, dan mereka menyebarkan penggunaan kereta roda dua beserta pengembangbiakan kuda di seluruh kawasan Timur Dekat.

Negara Urartian

Masyarakat Urartus mendirikan negara kesatuan dengan wilayah yang membentang dari Kaukasus hingga ke Danau Urmiya, dengan ibukota yang berada di kota Van saat ini. Masyarakat Urartus sangat ahli dan terampil dalam bidang hidrolis, drainase, irigasi, pembangunan kanal dan danau buatan.

Para Phrygia dan Raja Midas

Peradaban puncak mereka bertemu kala paruh kedua abad ke – 8 SM, ketika dipimpin oleh Raja Midas yang terkenal. Menurut mitologi, Apollo mengejek Midas dan merubah telinganya menjadi seperti telinga keledai, Dionysus memberikan kekuatan kepada Midas, segala sesuatu yang disentuhnya akan menjadi emas.

Kaum Lydians menciptakan uang- Sardes

Raja Lydia, setuju dengan Persia untuk membagi Anatolia di sepanjang Sungai Kizilirmak. Namun Persia melanggar batas di wilayah Lydia. Mereka tetap berkuasa atas Anatolia sampai kedatangan Alexander Agung pada 333 SM.

Perebutan kekuasaan Anatolia – Pergamon

Pergamon (Bergama) tumbuh dengan mencaplok negara tetangga, juga mengambil alih wilayah yang bagian dari Frigia di tahun 241 SM. Kerajaan ini menjadi sangat kaya, memiliki emporium Anatolia dan pusat intelektual.

Era Kekaisaran Romawi Timur

Periode Romawi Anatolia dimulai dari kematian Raja Attalus III dari Pergamon. Pada tahun 330, Kaisar Konstantine dari Romawi, memindahkan ibukotanya dari Roma ke Konstantinopel. Hingga pada tahun 1261, kekaisaran Byzantium merebut ibukota ini.

Perang Dunia Pertama

Bertujuan untuk menjadikan bangsa Turki sebagai bangsa yang terhormat dan menghargai diri sendiri. Tujuan ini hanya bisa tercapai apabila merdeka secara penuh. Bagaimanapun juga bangsa Turki memiliki kepercayaan diri dan kemampuan yang sangat besar untuk tercapainya tujuan ini.

Visi Atatürk

Untuk mengusir mundur agresor asing, untuk menciptakan sebuah negara baru, untuk memisahkan Turki dari keruntuhan dinasti Ottoman, untuk mengganti orang orang lama dan membangun sebuah negara modern yang didedikasikan untuk kemajuan politik, sosial dan ekonomi.

Kebanggaan Sebuah Bangsa

Turki menjadi negara yang melakukan perundingan agar bisa bergabung dengan Uni Eropa. Delegasi pemerintah Turki dan Sekretaris Jenderal Uni Eropa bertanggung jawab atas perundingan ini.

Seljuk dan Turki Ottoman

Pada abad ke-11, di bawah kepemimpin Tugrul, berdirilah dinasti Seljuk yang memerintah di Iran, Irak dan Suriah. Seljuk menciptakan system administrasi terpusat di bawah kekuasaan Sultan, menteri dan gubernur provinsi.

Runtuhnya Kesultanan Seljuk

Kesultanan Seljuk mengalami keruntuhan yang disebabkan perpecahan dari dalam dan juga mulainya invasi orang Mongol. Anatolian kemudian terpecah, salah satunya berada di bawah kekuasaan Ottoman.

Kemajuan yang terjadi saat Kekaisaran Ottoman

Di tahun 1296, Osman menyatakan dirinya sebagai seorang Sultan yang independen. Dia mendorong dan mempromosikan seni, kesusastraan, ilmu pengetahuan dan perdagangan. Namun, kekaisaran Ottoman menjadi kehilangan momentum, yang kemudian mengalami periode stagnasi dan kemudian secara perlahan mengalami kemunduran.